Luar Biasa! Sorak meriah yang diucapkan peserta dan menjadi penyemangat untuk pemateri pada MPLS hari ini, Kamis (20/07/2023).
Kegiatan MPLS hari ke-3 berlangsung penuh semangat. Pasalnya pengisi materi pada hari ini adalah orang-orang hebat kebanggaan SMKN 1 Wringin(SMAKINONE) sebut saja Taufan Hadi Susanto selaku Waka Kurikulum, Farid Fatur Ruhaeni selaku Waka Hubungan Masyarakat, Mustaqim selaku Waka Kesiswaan, dan Fithri Nur Azizah selaku Waka Sarana Prasarana.
Taufan Hadi Susanto yang akrab di sapa Pak Toto membuka acara dengan penyampaian curriculum vitae yang membuat peserta MPLS takjub lantaran beliau pernah mengenyam pendidikan di Nanjing China. “Kita memasuki era, di mana kelulusan tidak menjamin kesiapan berkarya, Gelar tidak menjamin kompetensi, Akreditasi tidak menjamin mutu.” Seru Taufan seraya meniru ulang mas Menteri, Nadim Makarim.
Selanjutnya, laki-laki keren yang merupakan Instruktur IKM Kabupaten Bondowoso memaparkan tentang Profil Pelajar Pancasila, struktur kurikulum merdeka, kegiatan belajar, dan cara belajar efektif. Tak selesai di situ, riuh tabuh peserta juga mewarnai ruangan yang padat penghuni. Tak ingin kehilangan momen dari penyampaian materi laki-laki yang khas dengan rambut tipis ini, terlihat jelas deretan pasang mata tak berkedip, telinga yang tetap terjaga, dengan kepala secara otomatis mengangguk bak candu dan menghipnotis. Tak tanggung-tanggung antusias peserta terlihat dari tanya jawab yang cukup heboh.
Tak kalah memukau, penyajian materi oleh Farid Fatur Ruhaeni juga mampu membuat peserta MPLS sulit mengedipkan mata. Bagi peserta MPLS cara menyampaikan materi oleh ibu manis yang pembawaanya tenang tersebut sangat menyenangkan dan pandai mengkondisikan suasana. Peserta sangat antusias dalam menyimak tiap bait yang dipaparkan tersebut. Materi yang disampaikan oleh ibu manis kelahiran Jember ini adalah pengenalan Iduka dan Budaya kerja (Budaya Industri), BKK, dan Kewirausahaan serta PKL.
Hebat! guru yang terkenal dengan slogan hebat ini juga mampu menghanyutkan peserta lewat penyampaian materi yang menarik. Materi yang disampaikan Mustaqim adalah pengenalan prestasi yang pernah diraih oleh guru, peserta didik, dan Kepala Sekolah; pengenalan sejarah, logo dan maknanya; tata tertib sekolah; dan tata cara berkomunikasi. Bagi Mustaqim mengajarkan tentang etika itu lebih susah dari pada mengajarkan rumus matematika. Laki-laki ramah ini juga memaparkan tentang pembiasaan S5, hal tersebut disambut baik oleh peserta MPLS, tampak mereka mendengarkan dan memperhatikan dengan khusyuk.
Sebagai pemateri terakhir, guru yang pernah mendapatkan penghargaan sebagai guru “Paling Disiplin”, Fithri Nur Azizah mampu membuai peserta MPLS dengan paparan materinya, yaitu pengenalan sarana dan prasarana, cara menggunakan sarana dan prasarana dengan benar. Fithri menyampaikan dengan tegas dan berwibawa, peserta pun mendengarkan dengan seksama dan penuh semangat. Meskipun suasana panas masuk dari celah ruangan tersebut dan peluh sedikit demi sedikit menetes dibalik pori-pori indra peraba mereka. (Arini)